Makassar, 17 Maret 2026 — Upaya mendorong keadilan kesejahteraan tenaga keperawatan terus diperkuat. Hal ini terlihat dalam kegiatan Kick Off Celebes Nursing Update (CNU) 2026 yang diselenggarakan oleh DPW PPNI Sulawesi Selatan secara daring dan diikuti oleh lebih dari 650 peserta dari berbagai wilayah.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT PPNI ke-52 ini mengangkat tema strategis terkait penataan kebijakan tenaga perawat, khususnya dalam sistem P3K dan skema insentif yang berkeadilan.
Hadir sebagai narasumber, H. Mariyanto, SKM, S.Kep., Ns selaku Wakil Ketua DPP PPNI Bidang Kesejahteraan, serta drg. Andi Rachmatika Dewi, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, yang diwakili oleh Ibu Yeni Rahman dari Komisi E. Keduanya menekankan pentingnya sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perawat.
Dalam pemaparannya, H. Mariyanto menegaskan bahwa perawat profesional merupakan aset penting dalam pembangunan bangsa yang harus didukung melalui peningkatan kompetensi, penguatan etika profesi, serta kebijakan yang berkelanjutan. Sementara itu, Ibu Yeni Rahman menyoroti peran strategis DPRD dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan untuk memastikan pemenuhan tenaga perawat PPPK serta peningkatan kesejahteraan melalui kebijakan daerah yang tepat sasaran.
Ketua DPW PPNI Sulawesi Selatan, Abdul Rakhmat, S.Kep., Ns., M.Kes, menegaskan bahwa di usia ke-52, PPNI harus semakin kuat dalam memperjuangkan kesejahteraan anggotanya. Ia menyebutkan bahwa perawat tidak hanya sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai bagian penting dari pembangunan ekonomi bangsa.
Melalui kegiatan ini, DPW PPNI Sulsel berharap dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konstruktif serta memperkuat posisi perawat dalam sistem kesehatan nasional, sekaligus menjadi langkah awal dari rangkaian kegiatan ilmiah dan advokasi dalam CNU 2026.










