Silaturahmi di Kedatuan Luwu, Pangdam XIV Hasanuddin Kenang Masa-masa 40 Tahun Silam

oleh -58 views

PALOPO, | Hari kedua kunjungan kerja Pangdam XIV Hasanuddin Mayjend TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Kamis (30/06/22).

Di Awali dengan kegiatan silaturahim dengan YM Datu Luwu XL, Andi Maradang Mackulau SH Opu To Bau di Istana Kedatuan Luwu.

Setibanya di dalam istana, Pangdam diterima YM Datu Luwu dan permaisuri. Lalu dilanjutkan dengan penyematan keris dan pin Kedatuan Luwu serta pinang goyang kepada Pangdam dan istri yang diwakili Opu Patunru Andi Nur Palullu dan Makole Baebunta.

Kegiatan silaturahim berjalan dalam suasana keakraban lantaran kedatangan Pangdam Mayjend TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki adalah untuk nostalgia, mengenang masa 40 tahun lalu, sekira tahun 1980-1982.

“Saya bernostalgia, saya merefresh, sekira 40 tahun lalu saya sering ke sini (istana,red). Saya tidur di belakang, salatnya di Masjid Jami. Waktu itu bersama teman-teman pecinta alam dari Makassar sering jalan kaki dari Palopo ke Rantepao lalu Rantepao ke Palopo. 2 hari 2 malam kita jalan,” kenang Pangdam Mayjend TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki saat memberikan sambutan.

Untuk itu, di kesempatan itu, Pangdam menyebutkan dua alasan ia berkunjung ke Istana Kedatuan. Pertama, untuk bersilaturahim dengan bagian dari Kedatuan Luwu. Kedua, sebagai Pangdam Hasanuddin.

“Leluhur kita pasti bangga ada keturunannya yang menjadi pangdam. Ini tidak mudah, butuh perjuangan 38 tahun,” ujar jenderal TNI AD bintang dua ini.

Di akhir sambutan, Pangdam menekankan untuk selalu menjaga silaturahim dan kalau ada masalah mari duduk bersama. “Kehadiran saya ini untuk mempersatukan rumpun keluarga kita, bukan ada unsur yang lain,” tegas Pangdam.

Ingatlah selalu istilah adat kita Sipakainge, Sipakalebbi, dan Sipakatau

No More Posts Available.

No more pages to load.